Emas berpotensi menguat di tengah meningkatnya permintaan emas di India, dan pemberlakukan tarif impor baru pada barang-barang Cina di akhir pekan presiden AS Donald Trump berencana memberlakukan tarif impor baru pada barang-barang Cina akhir pekan ini, selain karena faktor tersebut emas juga berpotensi menguat akibat meningkatnya permintaan dari India,data terbaru yang dirilis menunjukkan impor emas India yang naik lebih dari dua kali lipat pada bulan agustus  hingga mencapai level tertinggi dalam 15 bulan terakhir  emas naik terbatas di tengah kekhawatiran akan perang dagang AS-China karena data ekonomi AS yang dirilis malam ini menunjukkan hasil beragam. Melemahnya data ketenagakerjaan AS yang dirilis Kamis malam ini menjadi dorongan untuk kenaikan terbatas bagi harga emas di tengah kekhawatiran akan perang dagang AS-China, kenaikan tersebut tak berlangsung lama karena data ekonomi AS PMI Non Manufaktur yang dirilis setelah data ketenagakerjaan, menunjukkan kenaikan sehingga menguatkan Dolar AS tercatat di level 163,000, lebih rendah daripada 217,000 pada bulan Juli serta ekspektasi sebanyak 195,000. Level ADP Employment Change ini adalah yang terendah dalam 10 bulan. Namun, selang dua jam kemudian Indeks-pmi-ism-non-manufaktur-as-bulan-agustus-naik-285195-11″>PMI ISM Non Manufaktur AS dilaporkan naik sebanyak 2.8 poin ke level 58.5 di bulan Agustus 2018. Angka ISM Non Manufaktur AS ini juga lebih tinggi daripada ekspektasi kenaikan di 57.0 terus menjadi sangat bearish, dalam beberapa hari terakhir kami telah melihat beberapa tanda-tanda yang menggembirakan untuk emas dan sementara seekor burung layang-layang tidak membuat musim panas, itu pasti akan membawa bantuan yang sangat dibutuhkan untuk langkah tanpa henti yang lebih rendah dan hari yang dipertanyakan adalah tanggal 4 September, mungkin tidak menyenangkan dalam hal aksi harga, yang melihat perdagangan emas di sekitar $ 1.200 per ounce, tetapi signifikan dalam hal volume yang terkait pada hari ini aksi harga ditutup dengan lilin yang relatif sempit, tetapi perhatikan volumenya yang sangat tinggi. Ini menunjukkan satu hal operator besar telah melangkah di level ini untuk membeli emas dan jadi tidak mengherankan melihat perdagangan logam mulia lebih tinggi.

Data yang pertama menjadi penunjang kenaikan harga emas karena pelemahannya berarti pertimbangan bagi The Fed untuk tidak terlalu agresif dalam menaikkan suku bunga. Namun, data kedua yang terbilang kuat membuat kenaikan harga emas terbatas.

Resistant $1208.45 sedang Supportnya di $1191.07 Vivot $1195.68 s/d $1206.61 para trader  harus mencermati hal kemungkinan emas hari ini di tutup naik.

Disclaimer :Semua yang tercantum di sini hanya sebagai rujukan analisa saja dan tidak memberikan jaminan keuntungan atas segala transaksi berdasarkan rekomendasi ini dan seluruh resiko menjadi tanggung jawab anda.

 

Terimakasih

AnalisGaruda Berjangka

Garuda Berjangka

GrahaSelaras, 4th floor,

Jl. K.H Mas Mansyur No. 59, Jakarta Pusat 120230

Phone: +62 21 3192-0268, Fax: +62 21 31920269
Homepage http://www.garudaberjangka.com/