Peluang Sell Dolar diambil dari Pair EUR/USD baru saja mengalami kenaikan selama sebulan ke belakang,namun, kenaikan ini mulai terkikis pada penurunan yang terjadi hari Kamis dan Jumat lalu,Indeks PMI (Purchasing Managers Index) untuk sektor manufaktur didasarkan pada 5 indikator utama, yaitu: produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman,jumlah pesanan,dan jumlah tenaga kerja.menguat-di-tengah-memanasnya-konflik-dagang-asuni-eropa Meningkatnya tensi perdagangan antara AS-Uni Eropa juga ikut berkontribusi menekan sentimen global,pernyataa Trump pada hari Jumat (31 Agustus) dikabarkan menolak penawaran Uni Eropa untuk membatalkan penetapan tarif impor mobil,kondisi ini menyebabkan permintaan terhadap Greenback meningkat, sehingga Indeks Dolar terangkat.

Di Inggris, indeks ini dibuat berdasarkan hasil survei terhadap 600 purchasing manager mengenai kondisi ekonomi dan bisnis saat ini, hingga didapatkan gambaran prospek perekonomian ke depan. Indikator ini penting bagi investor dan para pelaku bisnis, karena sering dianggap sebagai leading indicator,angka rilis diatas 50.0 menunjukkan aktivitas sektor manufaktur sedang tinggi, sedangkan rilis di bawah angka 50.0 menunjukkan terjadinya kontraksi. ndeks Dolar yang mengukur kinerja USD terhadap 6 mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), dan ditutup dengan kenaikan 0.17 persen ke posisi 94.68 pada hari Kamis, dan terapresiasi 0.39 persen ke level 95.05 pada hari Jumat. Komentar Trump diatas yang menolak penetapan tarif bea mobil tersebut membuat para investor cemas akan Outlook ekonomi dan mata uang Euro ke depan. Hal ini artinya,rump punya potensi akan mempersulit pendekatan perdagangan kedepanya  yang sempat terjalin. Terlebih lagi,Trump sudah mengancam akan mematok tarif impor untuk mobil-mobil populer Jerman seperti VW, BMW, dan DaimlePresiden Komisi Uni Eropa, Jean Claude Juncker, menyatakan akan membalasnya dengan kebijakan impor yang sama.Juncker pun mengungkit-melemah-usai-trumpjuncker-umumkan-hasil-pertemuan negosiasi “gencatan senjata dalam perdagangan yang telah mereka sepakati pada bulan Juli lalu. Seperti yang sudah-sudah, kesepakatan memang sering diingkari (oleh AS), tapi Juncker mengatakan bahwa Uni Eropa akan tetap menghargainya.Kabar ini membuat para investor melepas Euro dan kembali memburu Dolar AS sebagai safe haven.EUR/USD yang telah melemah dan euro-melemah-akibat-cpi-zona-euro-dan-tarif-impor-asumsi-eropa pasca data inflasi Zona Euro.

Resistant 1.1670 sedang Supportnya di 1.1536 Vivot 1.1589s/d 1.1618 para trader  harus mencermati hal ini apabila tidak menyentuh level 1.1661 maka kemungkinan emas akan balik pelemahanya.

Disclaimer :Semua yang tercantum di sini hanya sebagai rujukan analisa saja dan tidak memberikan jaminan keuntungan atas segala transaksi berdasarkan rekomendasi ini dan seluruh resiko menjadi tanggung jawab anda.

 

Terimakasih

AnalisGaruda Berjangka

Garuda Berjangka

GrahaSelaras, 4th floor,

Jl. K.H Mas Mansyur No. 59, Jakarta Pusat 120230

Phone: +62 21 3192-0268, Fax: +62 21 31920269
Homepage http://www.garudaberjangka.com/